Rabu, 18 Mei 2016

Selayang pandang Lembang Dewata



Desa (Lembang) Dewata adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan Mappak,  Kabupaten Tana Toraja, provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah penduduk di desa Dewata mencapai 1800 jiwa dengan persentase usia 0-25 tahun sebesar 35%, usia 25-50 tahun sebesar 35% dan usia 50-100 tahun sebesar 30%. Desa Dewata terletak di daerah perbukitan dengan ketinggian ± 1800 mdpl dan merupakan desa terluas di kecamatan Mappak. Luas wilayah desa dewata mencapai 1.395.760,26 Km2. Masyarakat desa dewata hidup secara berkelompok dan mencari lokasi untuk hidup yang dekat dengan kebun/wilayah kerja masing-masing.
Desa Dewata terdiri dari 3 dusun dan setiap dusun terdiri dari beberapa kampung. Ketiga dusun tersebut adalah dusun Barumbun, Sakkuang dengan Dewata. Jumlah masyarakat miskin di desa dewata adalah tertinggi se-kecamatan mappak yaitu mencapai 375 rumah tangga miskin (RTM).
Masyarakat desa dewata hidup berkelompok dan menyebar (tidak terpusat di satu titik). Sebagai contoh adalah jarak dari dusun barumbun ke sakkuang adalah 5 Km. Kedua dusun tersebut merupakan dusun yang akan terkena aliran PLTS. Namun tidak seluruh dusun barumbun teraliri karena keterbatasan tiang dan kabel jaringan. Sedangkan jarak dusun barumbun dengan dusun dewata adala 8-10 Km dengan medan perbukitan, lembah dan lereng.
Moda transportasi di dalam desa mayoritas hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kendaraan roda dua hanya bisa melalui jalan yang lumayan baik sedangkan untuk kendaraan roda empat hanya mampu dilewati oleh mobil jenis hardtop atau mobil sport dan hanya bisa menjangkau wilayah dusun barumbun. Dusun barumbun sudah membuka jalan lumayan luas. Sedangkan dusun sakkuang dan dewata hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki.
Masyarakat desa dewata menyatu dengan alamnya sehingga semua masyarakat desa dewata berprofesi sebagai petani dan pekebun. Komoditas utama masyarakat adalah kopi dengan jenis kopi arabica, robusta dan jember. Selain kopi, terdapat beberapa hasil tani lain seperti jagung, singkong, ubi, cengkeh, cokelat dan padi. Komoditas satu-satunya yang dapat menjadi penghasilan masyarakat adalah dengan menanam kopi dan menjual hasilnya kepada pengepul di pusat kecamatan.
Desa dewata telah memiliki sumber listrik yang berasal dari turbin swadaya dan bantuan pemerintah sebanyak 5 unit untuk mengaliri ±300 rumah di 3 dusun. Namun sampai saat ini masih ada beberapa rumah yang belum terjangkau listrik. Hal tersebut akibat keterbatasan kabel dan biaya sehingga belum seluruhnya dapat teraliri. Lokasi desa Dewata yang berada di atas perbukitan menyebabkan keterbatasan kemampuan listrik dari turbin menuju rumah-rumah. Dengan adanya bantuan PLTS yang dibangun dapat membantu kebutuhan listrik masyarakat di desa Dewata walaupun belum seluruh rumah teraliri listrik PLTS.
Masyarakat desa dewata mayoritas berpendidikan rendah dimulai dari lulusan SD dan banyak yang tidak merasakan bangku sekolah sama sekali. Akibatnya angka buta huruf mencapai setengah dari jumlah seluruh masyarakat desa dewata. Kepedulian pendidikan saat ini sudah mulai baik. Telah terdapat 3 unit gedung sekolah yang terdiri dari 2 unit SDN dan 1 unit SMPN di desa dewata.berikut ini adalah lokasi lembang dewata dilihat dari google maps.

Review Handbody untuk Kulit Super Kering

Assalamualaikum. Lama ngga nulis lagi. Sekarang aku mau review handbody yang lumayan recommended untuk kulit super kering...tentunya handbod...